Tahun ini direncanakan ada pembangunan pos patroli di desa Liagu. Perencanaan sudah dilakukan bulan Oktober 2025 dengan membuat desain dan juga rencana anggaran belanja (RAB) pos patroli. Pembangunan pos patroli ini disupport oleh Inprosula sebagai mitra LPHD Liagu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keamanan hutan desa Liagu. Dengan adanya pos patroli ini nantinya diharapkan para pembalak liar yang sering masuk ke hutan desa Liagu akan semakin berkurang sehingga kondisi hutan desa Liagu akan tetap lestari.
Kalau kita bicara tentang pembangunan pos patroli di Liagu, ada beberapa hal penting yang biasanya perlu diperhatikan agar pos tersebut benar-benar fungsional dan mendukung kegiatan pengawasan hutan maupun aktivitas masyarakat:
Langkah Perencanaan Pembangunan Pos Patroli
- Tujuan utama: Apakah pos difokuskan untuk patroli hutan, pengawasan kebakaran, atau juga sebagai pusat informasi masyarakat.
- Lokasi strategis: Pos sebaiknya dibangun di titik yang mudah diakses, dekat dengan jalur patroli, dan memiliki pandangan luas ke area rawan.
- Desain sederhana tapi kokoh: Material lokal (kayu ulin dan kayu meranti) bisa dipadukan dengan atap seng/galvalum agar tahan cuaca.
- Fasilitas dasar: Ruang istirahat, tempat penyimpanan logistik, papan informasi, serta menara pandang jika memungkinkan.
Pos patroli yang ada di hutan desa Liagu akan difokuskan untuk pengamanan hutan desa dan sebagai pusat informasi masyarakat sehingga masyarakat bisa melaporkan berbagai pelanggaran yang mungkin terjadi di hutan desa Liagu. Lokasinya ada di depan desa Liagu dengan harapan semua warga bisa dengan mudah mengakses pos patroli.
Desain Pos Patroli Liagu

Selanjutnya adalah pembelian bahan pembangunan pos patroli yang didahului dengan survey harga kayu. Setelah dilakukan survey sudah didapatkan moulding penyedia kayu ulin dan kayu meranti di Tanjung Palas dan kemudian dilakukan order pemesanan. Setelah deal harga, tinggal dilakukan pengiriman kayu dengan kesepakatan kayu akan dikirim melalui darat ke Salimbatu dan diambil oleh LPHD Liagu menggunakan perahu. Bahan bangunan lainnya seperti seng, paku dan sekrup dibeli LPHD di Tarakan.
